Panduan Pupuk Pertanian

Pupuk Untuk Tanaman Padi Terbaik

Memilih pupuk untuk Tanaman Padi yang bagus bukanlah perkara yang mudah.

Kesalahan pemilihan pupuk bukan hanya berakibat pada hasil panen yang kurang maksimal, pertumbuhan tanamanpun akan terganggu jika tanaman kurang salah satu unsur hara yang ia butuhkan.

Selain pemilihan jenis pupuk terbaik untuk padi, ada beberapa hal yang penting untuk kita pastikan sebelum memupuk yaitu ; Dosis pupuk yang tepat, waktu penggunaan, dan cara pemupukan tanaman padi yang benar.

Dalam artikel kali ini PT Gahendra Abadi Akan memberikan informasi bermanfaat kepada petani tentang pemupukan dan pemilihan pupuk yang tepat agar tanaman padi anda menjadi sehat dan hasil panen melimpah.

Pahamilah setiap contoh sederhana yang kami berikan dalam artikel ini, dan anda tidak harus terburu buru mengetahui apa pupuk yang tepat. Nanti pada bagian selanjutnya akan kami jabarkan secara detail.

Artikel yang Kami buat ini adalah hasil dari beberapa pengamatan pada tanaman petani dan formula ini akan kami bagikan untuk anda secara Gratis..

Beberapa Hal PENTING yang Harus di perhatikan seperti yang kami sebutkan diatas tadi dalam pemupukan padi  yaitu :

1. PAHAMI TAKARAN / DOSIS PEMUPUKAN TANAMAN PADI

Memupuk adalah kegiatan memberikan makanan pada tanaman, tersedianya makanan untuk diserap tanaman adalah hal yang wajib. Karena proses pertumbuhan tanaman didukung oleh makanan yang ia makan.

Tanamkan mindset pada diri Anda bahwasannya, pupuk adalah makanan untuk tanaman.

Nasi adalah makanan untuk manusia

Rumput adalah makanan untuk hewan herbivora.

(gambar 01)PUPUK = MAKANAN TANAMAN

Di alam… makanan tersebut sebetulnya sudah tersedia, namun dalam jumlah yang kurang cukup. Karena sudah bertahun tahun lahan kita digunakan untuk bercocok tanam. Lain halnya tanah yang baru saja dibuka untuk dikelola.

Oleh karena itu, sudah sepatutnya kita harus menyediakan nya sebanyak yang ia butuhkan. Pemahaman tentang Banyaknya jumlah makanan yang diserap, bukan berarti kita harus memberikan makanan sebanyak mungkin.

Namun kita harus tau berapa dosis yang tepat sesuai kebutuhan tanaman.

Jika kita ibaratkan,,, Manusia membutuhkan makan minimal 2-3 kali dalam sehari.

Jika kurang dari itu, tentu tenaga dan fikiran yang dihasilkan akan kurang maksimal. Mudah sakit dan masa pertumbuhan akan terganggu.

Misalkan kita hanya diberikan setengah piring makan dalam 1 hari. Sebaliknya jika kita diberikan 4 piring sekali makan

Apakah akan kita makan?

kemungkinan besar tidak akan kita makan.

Karena kita sudah CUKUP dengan 1 atau 2 piring untuk sekali makan.

Sedikit rumit memang jika kita harus menentukan berapa besaran kebutuhan tanaman tersebut.

misalkan kita harus menguji lahan tersebut atau menggunakan metode lainnya yang dapat mendeteksi berapa kadar unsur yang ada di lahan tersebut, lalu kita harus menghitung kebutuhan tanaman padi yang tepat.

Namun para petani tidaklah perlu khawatir akan hal itu…

Sebagai petani, kita adalah pengamat tanaman. Jadi jangan ragu untuk melakukan pemupukan, karena nanti juga kami akan berikan panduan kepada anda tentang bagaimana tehnik bertanam Padi yang optimal, memperbanyak anakan dan buah tanaman padi, serta bagaimana pola pemupukan yang tepat.

2. PAHAMI WAKTU PEMUPUKAN TANAMAN PADI

Waktu pemberian makanan pada tanaman berbeda halnya dengan manusia.

Manusia makan setiap hari, Namun tanaman ada waktu tertentu dimana dia butuh makanan. Pemberian pada waktu yang tepat juga diharapkan menjadi perhatian kepada para petani.

Tips yang kadang beberapa petani kurang memperhatikan :

Selain membuat penjadwalan waktu pemupukan kita juga harus paham kondisi saat pemupukan.

Perlu diketahui air adalah sumber kehidupan dalam proses penyerapan makanan, jika kita memupuk dengan kondisi tanah kekurangan air, maka yang akan terjadi adalah kegersangan tanah dan matinya tanaman.

Karena pupuk memiliki reaksi menyerap cairan[higroskopis], jika cairan tersebut tidak ada pada tanah, maka apa pula yang akan dia serap.

Disitulah kadang tanaman kita yang terkena imbasnya yang akhirnya kekurangan cairan ditandai dengan tanaman kerdil, layu dan lambat laun mati.

3. PAHAMI JENIS PUPUK YANG TEPAT UNTUK TANAMAN PADI

Berdasarkan Riset para ahli dalam pengujian tentang kebutuhan unsur hara tanaman :

Tanaman membutuhkan sedikitnya 16 Unsur Hara.

  • Unsur Hara yang tersedia cukup dialam Yaitu ( C ) Carbon, H ( Hidrogen), O ( Oksigen.
  • Unsur Hara Makro = pupuk dengan kandungan (N, P, K)
  • Makro Sekunder (Ca, Mg, S)
  • Mikro (B, Cu, Zn, Fe,Mo, Mn, Cl)

Diantara unsur – unsur tersebut, banyak petani yang tidak mementingkan unsur hara jenis mikro.

Memang pada dasarnya unsur hara mikro dibutuhkan hanya sedikit, namun jika tidak terpenuhi maka ada beberapa kendala dalam pertumbuhan atau pembuahan tanaman.

Contohnya saja unsur hara jenis Besi (Fe)

Jika tanaman tidak terpenuhi unsur tsb maka daun tanaman Terlihat gejala klorosis dan daun menguning (nekrosa). Daun muda kelihatan pucat karena klorofil sedikit, dan bisa terjadi kerusakan akar.

Pupuk Untuk Tanaman Padi Rekomendasi Sistem Pertanian Berkelanjutan

Pemilihan pupuk untuk padi terbaik secara berkelanjutan merupakan hal penting petani ketahui dan lakukan.

Tujuannya, agar petani tidak dipusingkan lagi dan bertanya tanya lagi, pupuk apa yang tepat atau pupuk untuk buah lebat atau pupuk untuk padi terbaik ?

Pemilihan Pupuk Yang Tepat = Pupuk Rekomendasi Sistem Pertanian Berkelanjutan

Apa Itu Sistem Pertanian Berkelanjutan ?

Sistem pertanian berkelanjutan adalah sebuah sistem pertanian jangka panjang yang tidak berubah konsep nya untuk diwariskan ke generasi selanjutnya.

Contoh dari sistem tersebut yaitu penggunaan kolaborasi pupuk organik dengan pupuk kimia, atau bisa juga menggunakan hanya pupuk organik untuk sistem pertanian nya[pertanian organik].

Antara keduanya memiliki peranan yang sama yaitu sama sama memberikan asupan unsur hara pada tanaman padi.

Namun pada pertanian organik, pemberian pupuk akan lebih besar jumlahnya ketimbang memakai campuran pupuk kima buatan [sintesis] dalam pemupukan padi.

Lalu pada pembuatan pupuk organik ada proses yang sedikit rumit.

Karena ada beberapa tahapan fermentasi agar aman digunakan untuk tanaman. Kesalahan pada proses fermentasi akan mengakibatkan jamur, virus, dan bakteri berbahaya yang tidak mati oleh proses fermentasi dan akan merugikan petani itu sendiri dikemudian hari.

Kami dalam artikel kali ini, akan memberikan cara bagaimana menggunakan kolaborasi pupuk kimia dengan organik yang telah kami buktikan pada petani pengguna produk kami.

Bukan tanpa alasan, karena petani saat ini lebih suka menggunakan kimia dari pada murni organik untuk tanamannya.

Kemudian kemudahan menggunakan kimia memang sangat efisien waktu, lalu dampak pertumbuhan tanaman yang menggunakan kimia pun lebih cepat dibanding murni organik.
Lalu Harga nya juga lebih murah daripada murni organik yang digunakan untuk tanaman.

Walapun memang pemakaian pupuk kimia yang berlebihan dalam penggunaan. Akan berdampak membuat tanah lambat laun berkurang kesuburannya.

Namun anda tidak perlu khawatir karena produk pupuk organik yang kami miliki dapat mengurai residu pupuk kimia sehingga menjadi Unsur yang dapat diserap kembali oleh tanaman.

Kelebihan pupuk Gahendra juga dapat membuat tanah menjadi subur kembali, dan paketan pupuk gahendra memberikan Nutrisi untuk tanaman sehingga sehat, tahan penyakit dan Hama. Sehingga hasil panen melimpah.

Cara aplikasi pupuk untuk tanaman padi terbaik dari Gahendra Abadi sebagai berikut.

CARA PEMUPUKAN TANAMAN PADI PER ¼ HEKTAR

HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN SEBELUM MEMUPUK

Berikut ini cara cara yang sudah teruji dan terbukti.

  • Jarak tanam 30 cm X 30 cm
  • Setiap 6 baris dikasih jarak ( legowo ) 60 cm.
  • Tidak boleh terlalu dalam dalam penanaman,
  • Bibit 2-4 batang per 1 titik
  • Bersihkan tanki bekas pestisida dengan sabun, air hangat, dan bilas sampai bersih

PERENDAMAN BENIH

Rendam bibit dengan 5 Liter air + 2 Tutup POC Extrasil, bibit 4-5 kg direndam selama 24 Jam, lalu ditiriskan selama 24 jam dalam keadaan lembab

PEMUPUKAN UNTUK TANAMAN PADI

Campurkan pupuk kimia dengan pupuk padat Pythozet & Bokashi ATHA

Pemupukan dilakukan 3 kali

Campuran Pupuk bagi 3 kali pemupukan [ Urea Saja/Urea 50+TSP 25+Phonska 25]

  • Pemupukan ke-1
    10 hari setelah tanam ( hst)
  • Pemupukan Ke-2
    20-25 HST
  • Pemupukan Ke-3
    35-40 HST

PENYEMPROTAN

Campurkan 8 Tutup Botol Pupuk Organik Cair Extrasil  , 5 Sdm AI-CAL, 3 Sdm HARATOP

  • Penyemprotan Ke-1
    15 hari Setelah Tanam
  • Penyemprotan Ke-2
    50 hst
  • Penyemprotan Ke-3
    60 hst

Cara Aplikasi ini jika dilakukan dengan benar, dan sesuai anjuran. Maka mudah mudahan tercapai dalam 1 Hektar 8-10 Ton. Cara seperti ini sudah kami buktikan di beberapa petani Binaan kami.

Untuk informasi pemesanan bisa menghubungi Marketing Kami :

Bapak Zam-zam
081366461050
085664272209

 

Tinggalkan Balasan

Back to top button